B. Browser.
1. Google Chrome.
Chrome adalah web browser paling populer. Web browser ini adalah aplikasi besutan Google. Chrome didukung oleh CSS 2.2, HTML 5, Javascript, multi tab, dan private mode.
2. Opera.
Opera Mini dapat beroperasi dengan kinerja 72% lebih cepat dari Chrome dan 64% lebih cepat dari UC Browser. Karena kecepatan performanya, sehingga penggunaan data 90% lebih hemat dan efisien, dan proses mengunduh data pun jadi lebih cepat. Opera Mini mampu menghemat konsumsi daya hingga sebesar 14%. Ada pula fitur add blocker yang dapat menghalau iklan.
3. Microsoft Edge.
Microsoft Edge adalah web browser yang dirilis untuk sistem operasi Microsoft terbaru, Windows 10. Nama Microsoft Edge diadaptasi dari sang pencetus dari codename Project Spartan. Salah satu keunggulannya adalah tampilan new tab yang sangat mengedepankan sisi fungsi dan estetika.
4. Mozilla Firefox.
Penggunaan Mozilla Firefox relatif aman. Ini juga dilengkapi dengan add on yang sangat bervariasi. Menu konfigurasinya lebih lengkap dan ukuran aplikasi kecil (hanya sekitar 4,7 MB).
5. Vivaldi.
CEO Opera menciptakan Vivaldi. Aplikasi ini dibekali dengan Chromium Surce Code. Sepintas, aplikasi ini mirip dengan Opera. Vivaldi memiliki Quick Command yang membuatnya mampu dioperasikan melalui keyboard.
6. Microsoft Internet Explorer.
Sejak tahun 2015, web browser ini resmi berhenti beroperasi. Meski begitu, rupanya masih banyak yang menggunakan web browser ini. Faktanya, aplikasi Internet Explorer yang tak diperbarui dalam frameworks terbaru masih dapat berfungsi normal.
7. Tor.
Tor adalah singkatan dari The Onion Router. Browser ini sangat aman. Dengan menggunakan aplikasi ini, status anda akan tetap anonim meski sedang berselancar di dunia maya. Berkat tracker blocking sehingga dapat menghalau iklan dan menghapus seluruh riwayat cookies sesaat setelah keluar dari web.
8. Safari.
Apple Inc memiliki Safari sebagai web browser resmi yang dapat ditemukan di seluruh peranti Apple dengan sistem operasi Mac Os dan iOS. Kehadiran Nitro Engine dalam sistem Safari versi terbaru menjadikan web browser ini lebih cepat dalam mengolah data dan pengelolaan aplikasi Java yang terdapat pada suatu laman pun akan menjadi lebih cepat. Safari mampu mengolah data 8x lebih banyak dibandingkan dengan aplikasi peramban serupa yang lain.
9. Konqueror.
Konqueror/Conqueror adalah aplikasi peramban standar yang melekat pada sistem operasi Linux dengan basis KDE. Selain membantu terkoneksi dengan laman web, Konqueror ini juga bisa dipakai untuk menyelami isi komputer dan menampilkan dokumen universal. Jadi, anda dapat mengelola berkas digital anda bahkan mengeditnya melalui aplikasi ini.
10. Lynx.
Aplikasi peramban non-grafik yang dapat berjalan pada sistem operasi DOS dan UNIX. Lynx dapat digunakan untuk menjelajah dunia maya namun hanya memiliki kuota terbatas.
11. Yandex.
Yandex berasal dari Rusia. Salah satu alasan mengapa browser ini tetap bertahan adalah karena algoritmanya yang berdasarkan relevansi dokumen serta jarak antarkata. Dengan sistem ini, pencarian akan jauh lebih relevan dibandingkan Google yang mengedepankan peringkat halaman.
12. Comodo Ice Dragon.
Comodo Ice Dragon adalah aplikasi peramban dengan basis serupa seperti Mozilla Firefox. Fokusnya yang utama adalah kecepatan akses ke laman web yang dituju, menghemat penggunaan memori (RAM). Aplikasi ini juga mampu menghentikan adanya cookies danspyware atau script mata-mata yang tak diinginkan. Sehingga, meminimalkan kemungkinan pelacakan riwayat jelajah anda bocor ke tangan orang lain.
13. Maxthon.
Maxthon adalah peramban yang disesuaikan memakai mesin dari Internet Explorer. Aplikasi ini tidak berbayar. Kita juga bisa mengatur sendiri menu bar sesuai dengan kebutuhan dan keinginan. Maxthon mengklaim dirinya bebas dari spyware, virus, malware, dll. Kita juga dapat mengakses built-in add hunter dan paket filter mumpuni yang mampu menutup akses iklan yang tak sesuai. Halaman web yang muncul juga telah tersaring sehingga semua aman dan sesuai dengan riwayat pencarian anda.
14. Torch.
Merupakan prosuk besutan Torch Media Inc yang diluncurkan pada tanggal 18 Juni 2012. Dengan fitur media grabber, anda dapat dengan mudah mengunduh video di laman apapun tanpa perlu memasang aplikasi lain.
15. UC.
Aplikasi ini merupakan besutan dari Alibaba Group. Kualitas video yang disajikan juga baik karena telah menggunakan teknologi VP9 Codec sebagai format video terbarunya.
16. Baidu.
Baidu memiliki integrasi dengan Facebook serta fitur khusus yang memungkinkan anda untuk mengunduh video. Peramban ini memiliki mesin serupa dengan Google Chrome dan Chromium.
C. Mail Merge.
Mail merge adalah alat yang memungkinkan kita membuat banyak surat dengan mudah menggunakan informasi yang didapatkan dari spreadsheet atau database. Biasanya digunakan oleh orang percetakan untuk membuat banyak surat sekaligus. Langkah-langkah menggunakan mail merge, yaitu;
1. Buka Microsoft Ezcel,
2. Buatlah database (seperti daftar nama dan alamat, dll.),
3. Simpan database dan ingat dimana lokasi kita menyimpannya,
4. Buka Microsoft Word,
5. Buatlah surat yang dibutuhkan,
6. Pilih menu Mailings > Start Mail Merge > Use Existing List > pilih database yang tadi telah dibuat > pilih sheet 1.
7. Arahkan kursor ke kolom tempat yang ingin diisi (seperti nama, alamat, dll.),
8. Klik Insert Merge Field > yang ingin diisi (seperti nama, alamat, dll.),
Jika ingin melihat hasilnya satu persatu bisa mengklik Finish & Merge > Edit Individual Documents.
D. CMS (Content Management System).
CMS adalah sebuah aplikasi yang memungkinkan beberapa user untuk menggunakan atau mengatur konten, data, dan informasi sebuah website atau aplikasi. CMS juga memungkinkan beberapa user untuk melakukan banyak aktivitas dalam menjalankan website tanpa perlu memiliki pengetahuan mengenai HTML. Aktivitas yang dapat dilakukan, yaitu;